TK ISLAM DI PEKANBARU | PERAN SEKOLAH DALAM SOSIALIASI

TK ISLAM DI PEKANBARU | ALUMNA ISLAMIC SCHOOL

tk islam pekanbaru.jpg

Seperti yang Ayah dan Bunda ketahui bahwa sekolah merupakan media sosialisasi yang lebih luas dari keluarga. Sekolah mempunyai potensi yang pengaruhnya cukup besar dalam pembentukan sikap dan perilaku Ananda, serta mempersiapkannya untuk penguasaan peranan-peranan baru di kemudian hari di kala Ananda atau orang tidak lagi menggantungkan hidupnya pada orang tua atau keluarganya. Sekolah adalah tempat persinggahan antara keluarga dengan masyarakat. Dalam sekolah diajarkan lebih luas tentang baik buruk, tentang nilai-nilai dan norma-norma yang ada di masyarakat yang sebelumnya telah dikenalkan dalam pendidikan informal di dalam keluarga. Dalam sekolah Ananda dilatih untuk mempraktekan hal-hal yang telah Ananda pelajari dalam keluarga dan sekolah itu sendiri. Dengan kata lain nilai-nilai dan norma sosial yang berlaku di masyarakat dan telah dipelajari di keluarga dan sekolah telah diterapkan sebagai latihan sebelum secara penuh terjun dan berperan dalam masyarakat.

Sekolah memegang peranan penting dalam sosialisasi, walaupun sekolah hanya salah satu lembaga yang bertanggung jawab atas pendidikan Ananda. Ananda mengalami perubahan perilaku sosialnya setelah Ananda masuk sekolah. Di keluarga Ananda hanya bergaul atau berinteraksi dengan anggota keluarga lain atau dengan tetangga dekat yang jumlahnya terbatas. Selain itu keluarga bercorak informal sehingga banyak tindakan yang diizinkan menurut Suasana di dalam keluarga. Ananda mengalami perubahan suasana yang drastis. Ia bukan lagi seorang anak istimewa yang selalu menjadi prioritas namun hanya sebagian murid diantara murid lainnya. Ananda mulai berinteraksi dengan lingkungan yang lebih luas yang dibawa oleh murid lain, yang kadang kala sangat berbeda dengan lingkungan dimana Ananda tinggal. Sehingga Ananda harus menyesuaikan dirinya dengan lingkungan baru yang ia temui tersebut dan terbentuklah identitas dirinya yang sesuai dengan lingkungan baru tersebut.

Pada masyarakat tradisional yang masih sangat sederhana (primitif ) keluarga merupakan lembaga paling dominan dalam proses sosialisasi. Tetapi pada masyarakat modern fungsi menyosialisasikan anak diganti oleh lembaga formal yang disebut sekolah.
Fungsi pendidikan sekolah sebagai media sosialisasi sebagai berikut.

1) Memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengembangkan daya intelektual agar siswa dapat hidup layak.
2) Membentuk kepribadian siswa agar sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma yang ada dalam masyarakat.
3) Melestarikan kebudayaan dengan cara mewariskannya dari satu generasi ke generasi selanjutnya.
4) Merangsang partisipasi demokrasi melalui pengajaran keterampilan berbicara dan mengembangkan kemampuan berfikir secara rasional dan bebas.

Pengertian sosialisasi mencakup beberapa hal yaitu:

1) Proses sosialisasi adalah proses belajar. Yaitu proses akomodasi dimana individu menahan mengubah impuls-impuls dalam dirinya lalu diikuti oleh pewarisan cara hidup atau kebudayaan masyarakatnya.

2) Dalam proses sosialisasi individu mempelajari kebiasaan, sikap, ide-ide, nilai-nilai, tingkah laku dalam masyarakat dimana ia hidup

3) Semua sikap dan kecakapan yang dipelajari dalam proses sosialisasi itu disusun dan dikembangkan secara sistematis dalam dirinya.

Hal hal tersebut pun yang sudah diterapkan pada salah satu TK Islam di Pekanbaru | ALUMNA ISLAMIC SCHOOL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s